10/17/2016T10/17/2016

Hasil-hasil Pengindraan Jauh dan Manfaatnya Materi Geografi

/* kode iklan */
/* kode iklan */
H. Hasil-hasil Pengindraan Jauh dan Manfaatnya

Baik diukur dari segi jumlah maupun segi frekuensinya, pada empat dasawarsa terakhir ini penggunaan pengindraan jauh menunjukkan adanya peningkatan yang sangat pesat. Kenyataan ini tentunya dilandasi oleh berbagai alasan di antaranya seperti berikut ini

1. Citra atau hasil rekamannya menggambarkan objek yang:

a. wujud dan letaknya mirip dengan sebenarnya,

b. relatif lengkap

c. meliputi daerah yang luas, serta

d. permanen

2. Jenis citra tertentu dapat memperoleh gambar tiga dimensi apabila pengamatannya dilakukan dengan stereoskop.

3. Objek yang tidak tampak dapat diwujudkan dalam bentuk citra sehingga objek tersebut bisa dikenali.

4. Citra dapat dibuat secara cepat meskipun secara terrestrial objeknya sukar dijelajahi.

5. Pengindraan jauh merupakan satu-satunya cara yang efektif untuk pemetaan daerah bencana.

6. Citra merupakan alat yang sangat efektif untuk memantau perubahan yang cepat, seperti pembukaan hutan, pemekaran kota, perubahan kualitas lingkungan, dan perluasan lahan garapan

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh teknologi pengindraan jauh yang mulanya hanya digunakan dalam bidang kemiliteran, kini bidang-bidang lain, seperti geologi, industri migas, perencanaan kota, kehutanan, dan arkeologi turut pula memanfaatkannya

1. Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Bidang Geologi Pakar geologi, khususnya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana alam memerlukan informasi dari teknologi ini untuk mengetahui/ memperkirakan potensi dan melokalisasi daerah rawan bencana. Kegiatan alam tersebut dapat diamati melalui foto citra indra jauh, yang datanya kemudian dianalisis dan dipakai sebagai data dasar peta dampak lingkungan. Jadi, pengindraan jauh memiliki peranan yang sangat penting dalam mengidentifikasi daerah rawan bencana alam.

Informasi potensi rawan yang dihasilkan oleh penafsiran pengindraan jauh dapat berupa:

a. jenis dan sebaran batuan;

b. hubungan antarbatuan;

c. struktur geologis, seperti sesar dan pelipatan

d. morfologi tanah

Baca juga:
  1. Alat Pengindraan Jauh Materi Geografi - Baru!!
  2. Citra dan Interpretasi Citra Pengindraan jauh Materi Geografi - Baru!!
  3. Hasil-hasil Pengindraan Jauh dan Manfaatnya Materi Geografi - Baru!!
  4. Keterampilan Dasar Peta dan Pemetaan Materi Geografi Baru!!
  5. Macam-macam Skala Peta Materi Geografi - Baru!!
  6. Membuat Peta Materi Geografi - Baru!!
  7. Mengamati Foto Udara dan Memperoleh Data Geografi dari Foto udara Materi Geografi - Baru!!
  8. Pemanfaatan Peta Lokasi Pertanian dan Industri Materi Geografi - Baru!!
  9. Pengertian Pengindraan Jauh dan Komponen Pengindraan Jauh Materi Geografi - Baru!!
  10. Pengertian Peta dan Jenis-jenis Peta Materi Geografi
  11. Proyeksi Peta Materi Geografi - Baru!!

e. Sebaran, bahaya informasi-informasi itu, maka kita akan  sangat terbantu dalam mengevaluasi kerawanan bencana dan risiko bahayanya.

2. Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Industri Migas Pada era sekarang, industri minyak dan gas bumi (migas) merupakan salah satu sektor yang banyak memanfaatkan teknolgi pengindraan jauh, yaitu mulai tahap eksplorasi, produksi, sampai pada tahap distribusi. Laboratorium pengolahan citra yang dikelola oleh industri migas telah memanfaatkan teknologi ini dalam berbagai aktivitasnya, baik dalam kegiatan interm, penelitian bersama, maupun dalam rangka pelayanan jasa konsultasi teknologi kepada pihak luar Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Perencanaan Kota Untuk perencanaan kota diperlukan data tepercaya, terinci, dan mutakhir. Dengan demikian, pengindraan jauh sebagai satu-satunya pilihan. Dengan teknologi in kota dapat direkam secara cepat. Data yang diperolehnya menggambarkan wujud dan letak yang mendekati wujud dan letak bumi yang sebenarnya. Data yang direkam relatif lebih lengkap dibandingkan dengan cara-cara yang biasa digunakan. Benda atau fenomena yang relatif tidak terlalu kecil dan tidak terhalang oleh benda lain dapat direkam dan dikenali.

4. Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Pengelolaan Hutan

Hampir semua ahli kehutanan mengakui Cilia La bahwa pengindraan jauh merupakan sumber data Kalung yang efektif di bidang kehutanan. Para ahli kehutanan telah banyak menggunakannya dalam mempersiapkan peta mengenai tipe-tipe hutan. Rencana pembangunan jalan-jalan hutan, pembuatan tata batas, inventarisasi contoh- contoh tetumbuhan, dan kegiatan-kegiatan kehutanan lainnya. kegiatan pemerolehan data kehutanan yang semula dilakukan dengan cara manusia, dengan hadirnya teknologi pengindraan jauh, tugas-tugas ahli kehutanan menjadi lebih mudah. Tetapi, tidak semua tugasnya terbantu oleh kehadiran teknologi Ini. Pengukuran-pengukuran yang lebih teliti, misalnya mengenai diameter pohon, kelas, bentuk, buatan hanya mungkin dilakukan di lapangan. Dengan demikian, pengindraan jauh digunakan untuk melengkapi, memperbaiki, atau mengurangi pekerjaan lapangan dan bukan sepenuhnya untuk mengganti pekerjaan lapangan tersebut. Berdasarkan ketinggiannya, wahana terbagi 3kelompok

a. Pesawat terbang rendah dan medium, yaitu ketinggian 1.000-9.000 meter, citra yang dihasilkan adalah foto udara

b. Pesawat terbang tinggi dengan ketinggian 18.000 meter, citra yang dihasilkan adalah multispectral scanners data

c. Satelit dengan ketinggian 400 km, citra yang dihasilkan adalah citra satelit

5. Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Survei Arkeologi 

Ketidakjelasan lokasi dan data letak benda-benda peninggalan sejarah mendorong para arkeolog untuk memanfaatkan teknologi pengindraan jauh. Dengan teknologi ini, kegiatan survei arkeologi akan lebih cermat dan lebih mudah. Beberapa temuan yang diperoleh dengan bantuanpengindraan jauh, yaitu:

a. teridentifikasinya lokasi Banten Girang sebagai pusat pemukiman masa lampau;

b. teridentifikasinya parit-parit yang melingkari Kraton Surowangsan, serta

c. teridentifikasinya lingkungan situs Tirtayasa yang diperkirakan sebagai bagian dari Kraton Banten Tirtayasa.

6. Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Kegiatan Militer 

Kedigdayaan suatu negara dalam bidang militer, saat ini tidak lagi ditentukan oleh lengkap tidaknya persenjataan tempur, melainkan juga ditentukan oleh ada tidaknya data citra satelit militer misalnya

Hal ini sudah dibuktikan:

a. perang Irak dengan sekutu Kuwait,
b. tertembaknya tokoh pejuang Republik Chechnya,
c. Foto Pentagon di Amerika Serikat


Terimakasih telah membaca Hasil-hasil Pengindraan Jauh dan Manfaatnya Materi Geografi
/* kode iklan */

jangan lupa iklannya diklik ya, to "Hasil-hasil Pengindraan Jauh dan Manfaatnya Materi Geografi"

Post a Comment