10/02/2016T10/02/2016

DISKUSI KELAS (MENYAJIKAN LAPORAN) dan PELAKSANAAN DISKUSI PANEL MATERI SOSIOLOGI

/* kode iklan */
/* kode iklan */
D. DISKUSI KELAS (MENYAJIKAN LAPORAN)

Diskusi adalah percakapan ilmiah yang dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam suatu kelompok yang tiap-tiap anggota kelompok saling tukar pendapat tentang sesuatu masalah atau bersama-sama memecahkan masalah

Laporan penelitian akan bermanfaat kalau dibaca oleh orang lain. Untuk memantapkan isi laporan penelitian, dapat didiskusikan atau diseminarkan dahulu.

Manfaat dari penyajian laporan penelitian melalui diskusi kelas, antara lain

1. peroleh umpan balik dari peserta

2. mengungkapkan berbagai kemampuan yang dimiliki peserta, membantu peserta berpikir teoretis dan praktis lewat topik yang disajikan, dan

3. mengembangkan motivasi peserta untuk lebih mendalami dan memecahkan setiap masalah

Setiap peserta diskusi menyumbangkan dan menilai pendapat yang diajukan dalam diskusi. Buah pikiran dan keterangan, atau pendapat yang diajukan dinilai bersama secara kritis dalam rangka mencari pemecahan. Jadi diskusi kelompok merupakan bentuk tukar pikiran dalam musyawarah Masalah yang didiskusikan harus dirumuskan dengan tepat sehingga terbatas pada satu masalah

Pembicaraan dalam diskusi biasanya berlangsung melalui langkah-langkah sebagai berikut.

1. Hakikat masalah yang dibicarakan dan sebab apa yang menimbulkan masalah.

2. Beberapa alternatif cara pemecahan yang dapat digunakan.

3. Tiap-tiap cara pemecahan harus dipertimbangkan baik buruknya kemudian harus ditetapkan mana cara yang terbaik

Hal-hal penting dalam diskusi kelompok, antara lain sebagai berikut.

1. Seorang siswa sebagai pemimpin diskusi atau moderator yang betugas memimpin jalannya diskusi.

2. Seorang siswa sebagai pemrasaran yang bertugas menyampaikan isi makalah yang dibuat.

3. Seorang siswa sebagai penyanggah atau pembahas yang bertugas menanggapi dan membahas isi pemrasaran

4. Seorang siswa sebagai sekretaris yang bertugas menulis hasil diskusi.

5. Beberapa siswa (10 20 orang) sebagai peserta diskusi yang ikut aktif mengikuti jalannya diskusi.

6. Semua yang mengikuti diskusi sebaiknya membawa makalah bahan diskusi

7. Setelah pemrasaran menyampaikan isi makalah, disusul penyanggah, dan kemudian baru dilanjutkan tanggapan peserta

8. Sekretaris menulis hal-hal penting, seperti saran, usulan, dan perubahan isi makalah, kemudian membacakan hasilnya pada akhir diskusi

Tempat duduk untuk melaksanakan diskusi kelompok dapat diatur sebagai berikut.

Bentuk diskusi bemacam-macam, tergantung tujuan yang ingin dicapai. Bentuk diskusi kelas yang biasa digunakan antara lain sebagai berikut

1. The Social Problem Meeting

Para siswa berdiskusi tentang masalah-masalah sosial di kelas atau di lingkungan sekolahnya dengan harapan setiap siswa terpanggil untuk belajar dan bertingkah laku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: 
  1. Kelembagaan Sosial Tradisional dan Modern dan Penyesuaian Kelembagaan Materi Sosiologi
  2. MACAM-MACAM LEMBAGA SOSIAL MATERI SOSIOLOGI
  3. Macam-macam Norma dan Norma Dibentuk Agar Terjadi Hubungan Manusia/Masyarakat/Lembaga Sosial Dapat Berjalan Baik
  4. Materi Sosiologi Karakteristik Konflik Sosial
  5. Materi Sosiologi Penyebab Konflik
  6. Modernisasi Masyarakat Indonesia Sebagai Proses Industrialisasi dan Urbanisasi Materi Sosiologi
  7. Negara Berkembang Materi Sosiologi
  8. PENGERTIAN PENELITIAN, CIRI-CIRI PENELITIAN, DAN OBJEK PENELITIAN MATERI SOSIOLOGI - Baru!!
2. The opened Meeting

Para siswa berdiskusi mengenai masalah apa saja yang berhubungan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

3. The Educational-Diagnosis Meeting

Para siswa berdiskusi mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran yang diterimanya sehingga masing-masing anggota memperoleh pemahaman yang lebih baik. Diskusi dapat berjalan lancar apabila pembicaraan berlangsung ke berbagai arah. Tanya jawab akan berlangsung menurut arus bolak-balik sesuai dengan pembicaraan yang dikemukakan pembicara

Tugas dan tanggung jawab pemimpin diskusi sebagai berikut.

1. Merundingkan terlebih dahulu dengan peserta hal-hal yang berkaitan dengan diskusi.

2. Membuka diskusi dengan uraian pendek, tepat, tidak bertele-tele tentang masalah yang akan didiskusikan.

3. Memimpin diskusi dengan sabar dan menghargai pendapat yang dikemukakan peserta

4. Bersifat ramah, jujur, dan tidak berat sebelah.

5. Menjadi motor penggerak jalannya diskusi

6. Membuat rangkuman pembicaraan

7. Menutup diskusi dan membacakan rangkuman hasil diskusi

Tugas dan kewajiban peserta sebagai berikut.

1. Mempersiapkan diri sebaik-baiknya hal-hal yang berkaitan dengan masalah yang didiskusikan.

2. Aktif dalam pembicaraan dengan semangat kerja sama

3. Peka terhadap teknik yang dapat mendorong diskusi berjalan lancar dan tertib

E. PELAKSANAAN DISKUSI PANEL

Diskusi panel adalah bentuk diskusi yang terdiri atas seorang pemimpin diskusi dan beberapa orang peserta atau pemakalah, serta disaksikan beberapa orang pendengar. Tempat duduk dalam diskusi panel biasanya disusun sebagai berikut

Mengemukakan pendapat atas keterangan dalam diskusi panel tidak sama dengan berpidato. Pembicara tidak berdiri di podium, tetapi tetap di tempat. Kadang-kadang pembicara menunjukkan pembicaraannya kepada peserta lain, ada kalanya kepada pemimpin diskusi, dan kadang-kadang langsung ditujukan kepada pendengar Sebelum melangsungkan diskusi, langkah-langkah pembicaraan disusun dahulu antara peserta dan pemimpin diskusi. Pemimpin diskusi mengatur jalannya diskusi sesuai dengan langkah-langkah yang telah disepakati. Masalah yang diajukan setelah selesai pemimpin segera merangkum seluruh pembicaraan, kemudian mengajak para pendengar ikut mendiskusikan tentang masalah itu

Petunjuk yang sangat berguna bagi kelancaran diskusi panel sebagai berikut

1. Usahakan agar jangan ada pembicaraan seperti orang berpidato.

2. Peserta diskusi panel dalam berbicara jangan lebih dari lima menit.

3. Pemimpin dan peserta diskusi panel berbicara di tempat duduknya masing masing

Pada waktu berbicara, peserta harus memperhatikan para pendengar apakah suaranya dapat dipahami oleh pendengar Pemimpin harus menerangkan secara jelas pada waktu permulaan diskusi apa yang diharapkannya dari pendengar. Misalnya, kapan pendengar dapat mengajukan pertanyaan atau memberikan komentar terhadap masalah yang dibicarakan Separo dari waktu yang tersedia untuk diskusi harus digunakan untuk tanya jawab dengan pendengar dan untuk menyampaikan rangkuman diskusi.

Terimakasih telah membaca DISKUSI KELAS (MENYAJIKAN LAPORAN) dan PELAKSANAAN DISKUSI PANEL MATERI SOSIOLOGI
/* kode iklan */

jangan lupa iklannya diklik ya, to "DISKUSI KELAS (MENYAJIKAN LAPORAN) dan PELAKSANAAN DISKUSI PANEL MATERI SOSIOLOGI"

Post a Comment