9/21/2016T9/21/2016

Pengertian Modernisasi, dan Modernisasi Bukan Westernisasi Materi Sosiologi

/* kode iklan */
/* kode iklan */
4. Pengertian Modernisasi

pengetahuanjitu.com - Modernisasi menurut Selo Soemardjan adalah perubahan masyarakat dan kebudayaan dalam seluruh aspeknya dari hal-hal yang bersifat tradisional menuju hal-hal yang bersifat modern. Perubahan masyarakat (perubahan sosial ialah perubahan yang berkenaan dengan perubahan struktur sosial dan sistem sosial dalam kelompok tertentu. Beberapa kelompok yang seringkali tampak dalam perubahan sosial yang membawa pengaruh terhadap perubahan struktur sosial dan sistem sosial, yaitu sebagai berikut.

a. Perubahan kumulatif adalah perubahan yang terjadi karena gangguan keseimbangan berkali-kali sehingga menimbulkan perubahan baru baik bersifat kemunduran maupun kemajuan masyarakat.

b. Perubahan akurat adalah perubahan yang terjadi karena ada gangguan hanya sekali dan menghasilkan kemerdekaan dari pemerintah kolonial ke pemerintah nasional yang meliputi struktur dan sistem sosial masyarakat baru

c. Perubahan bergelombang adalah perubahan yang terjadi karena ada gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali tetapi juga selalu terjadi keseimbangan yang seakan-akan terjadi perubahan bergelombang, misalnya

1) pergantian radikalisme dan konservatisme dalam sistem politik

2) gerak konjungtur pada proses ekonomi, artinya naik-turun secara bergantian

Dalam proses modernisasi berlangsung secara menyeluruh dalam setiap aspek kehidupan baik bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Semua itu berlangsung sebagai akibat munculnya paham rasionalisasi yang perwujudannya berupa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menuntut kemajuan dan mutu kehidupan yang lebih sejahtera

Modernisasi pada masa sekarang ini terjadi di mana-mana, khususnya di negara-negara berkembang. Walaupun begitu, ada perbedaan kualitatif antara kelompok sosial yang satu dan yang lain dalam menerima modernisasi Di semua negara, modernisasi bertujuan sama, yaitu meningkatkan taraf hidup, terutama dalam bidang ekonomi. Untuk meningkatkan taraf hidup di negara berkembang, dipilih cara yang telah ditempuh oleh negara maju, yaitu

a. mengembangkan ilmu pengetahuan;

b. mengembangkan teknologi;

c. mengadakan industrialisasi; dan

d. mengembangkan ekonomi.

Teknologi modern telah berkembang dan tersebar di mana-mana serta mewarnai kebudayaan manusia. Teknologi ini memungkinkan orang atau negara mengembangkan industri. Kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi terbukti mampu menolong manusia melepaskan diri dari kemiskinan dan kemelaratan

Para ahli sosiologi berpendapat bahwa perubahan nilai dan sikap dari tradisional menjadi modern mengandung sembilan unsur sebagai konsep persyaratan perubahan.

a. Sikap demokratis, aktif, dan berani mengeluarkan pendapat dalam menanggapi opini umum yang terdapat dalam masyarakat. Sikap demokratis, artinya dengan kesadaran tinggi mampu berbeda pendapat dengan orang lain dan toleransi terhadap hal-hal yang bersifat positif membangun

b. Sikap terbuka dan siap menerima pembaruan di berbagai bidang yang bersifat positif

c. Usaha dan kerja keras sebagai landasan untuk mencapai cita-cita

d. Sikap menghargai harkat orang lain termasuk wanita dan anak-anak

e. Percaya pada keberhasilan ilmu dan teknologi

f. Persepsi terhadap waktu. Sangat berorientasi masa depan dan menghargai waktu dengan membuat program hari esok harus lebih baik.

g. Penerapan sistem manajemen dalam kehidupan sehari-hari dan bekerja sesuai dengan jadwal program yang telah mantap

i. Persepsi terhadap alam sekitar berdasarkan pengalaman dan penelitian Segala sesuatu yang hidup dan berkembang dapat dipelajari sehingga orang dapat memanfaatkan lingkungan alam dan menjaga kelestariannya

h. Penghargaan atau evaluasi terhadap seseorang yang didasarkan kemampuan atau prestasi yang telah dicapai

Agar proses modernisasi di masyarakat berjalan dan berhasil baik perlu faktor penunjang seperti berikut

a. Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang telah tertanam kuat baik di kalangan pemerintahan maupun masyarakat

b. Sistem administrasi negara yang teratur dan rapi

c. Tingkat organisasi yang tinggi

Baca juga:
  1. Bentuk-Bentuk Konflik Berdasarkan Hubungannya dan Menurut Para Ahli Materi Sosiologi
  2. Bentuk-bentuk Perubahan Sosial, Faktor Penyebab Perubahan Sosial, dan Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Materi Sosiologi - New!
  3. Dampak Perubahan Sosial Terhadap Kehidupan dan Bentuk-bentuk Disintegrasi Materi Sosiologi - New!
  4. Definisi Konflik Sosial Menurut Para Ahli Sosiologi
  5. Fungsi Konflik Sosial dan Dampak Koflik Sosial Materi Sosiologi
  6. Materi Sosiologi Karakteristik Konflik Sosial
  7. Materi Sosiologi Penyebab Konflik
d. Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial dan pelaksanaannya

e. Sistem pengumpulan data yang teratur secara baik dan terpusat pada suatu badan atau lembaga tertentu.

f. lim yang menunjang modernisasi terutama media massa

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam modernisasi sebagai berikut

a. Setiap masyarakat selama hidupnya pasti mengalami perubahan. Perubahan tersebut bagi masyarakat yang bersangkutan maupun orang luar yang menelaah dapat berupa perubahan menarik ataupun tidak menarik, perubahan yang pengaruhnya terbatas ataupun luas, dan perubahan yag amat lambat ataupun cepat.

b. Perubahan di dalam masyarakat dapat berupa nilai sosial, pola perilaku organisasi, susunan, lembaga kemasyarakatan, lapisan dalam masyarakat, kekuasaan, wewenang, ataupun interaksi sosial

c. Luasnya bidang yang mengalami perubahan di masyarakat menyebabkan peneliti apabila membuat uraian tentang perubahan dalam masyarakat perlu terlebih dahulu menentukan secara tegas perubahan mengenai hal yang di maksud

d. Dengan diakuinya sebagai inti jiwa masyarakat maka banyak ahli sosiologi yang mencurahkan perhatian pada masalah perubahan sosial dan kebudayaan dalam masyarakat. Masalah tersebut menjadi lebih penting dalam hubungannya dengan pembangunan ekonomi.

5. Modernisasi Bukan Westernisasi

Westernisasi adalah sikap meniru dan menerapkan unsur kebudayaan Barat sebagaimana adanya, tanpa diseleksi Berlangsungnya melalui interaksi sosial yang berupa kontak sosial langsung ataupun tidak langsung, terutama melalui media cetak dan elektronik, seperti buku, majalah, televisi, video, dan bioskop Westernisasi dapat berlangsung pada setiap generasi baik anak-anak, remaja, maupun orang tua yang tidak atau kurang peka terhadap nilai kepribadian bangsa Indonesia. Di samping itu juga, juga adanya dorongan dan keinginan seseorang agar dianggap maju atau modern. Westernisasi di kalangan remaja berlangsung lebih intensif sebab pada usia itu secara psikologis sedang dalam proses mencari nilai yang dianggap baik. Terkadang hanya atas dasar dorongan kegemaran atau pelampiasan nafsu Perbedaan antara modernisasi dan westernisasi menurut Drs. Achmadi dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Negara-negara barat memang lebih maju, tetapi tidak semua kemajuan harus diserap atau cocok diterapkan di Indonesia. Hal itu bukan berarti menolak semua unsur budaya barat untuk berkembang di Indonesia, melainkan harus diseleksi dan disesuaikan dengan nilai kepribadian bangsa Indonesia baik nilai kesopanan, kesusilaan, adat istiadat, kebiasaan, dan budaya.

Modernisasi sebagai proses transformasi nilai untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur membawa kejutan-kejutan dalam kehidupan sosial budaya bangsa melalui proses pengenalan dan melalui benda teknologi sebagai keharusan dalam kelangsungan hidup bangsa dan negara. Perlu pertimbangan bagaimana kelangsungan hidup bangsa Indonesia yang giat melaksanakan pembangunan di segala bidang? Apakah akan kehilangan nilai luhur dan kemanusiaan serta budaya bangsa yang telah menopang eksistensinya sebagai bangsa besar yang berkepribadian luhur?

Kepribadian bangsa merupakan pedoman untuk menyesuaikan nilai baru. Wajah kepribadian bangsa Indonesia adalah wajah proses pertumbuhan perkembangan, dan kemajuan hasil penyesuaian nilai hidup yang terus menerus dari bangsa yang ingin mewujudkan cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur.

Modernisasi dan kepribadian merupakan syarat mutlak yang diperlukan untuk menyusun kehidupan layak bangsa Indonesia. Proses modernisasi memerlukan kondisi penunjang dari lingkungannya, terutama dari manusia sebagai pelaku modernisasi Manusia sendirilah yang akan mengalami perubahan, terutama dalam mentalitasnya. Dalam hubungan ini, Alex Inkeles mengemukakan ciri-ciri manusia modern. Adapun ciri-ciri manusia modern sebagai berikut.

a. Keterbukaan terhadap pengalaman baru baik dengan sesama manusia maupun dengan cara melakukan sesuatu pekerjaan
b. Peningkatan kebebasan dari pengaruh otoritas orang-orang tradisional.

c. Kepercayaan terhadap keunggulan ilmu pengetahuan, obat, dan penolakan fatalisme serta kepasifan dalam menghadapi kesulitan hidup.

d. Pemilikan aspirasi yang tinggi baik bagi diri maupun anak-anaknya untuk mencapai posisi mata pencaharian dan pendidikan yang tingg

e. Penetapan terhadap ketepatan waktu dan perencanaan terhadap masa depan.

f. Perhatian yang besar dan peranan yang aktif di dalam kegiatan kemasyarakatan dan kewarganegaraan

g. Motivasi yang kuat untuk selalu mengikuti berita lokal, nasional maupun internasional Indonesia di Tengah Modernisasi Dunia

Terima kasih Telah membaca Pengertian Modernisasi, dan Modernisasi Bukan Westernisasi Materi Sosiologi
/* kode iklan */

jangan lupa iklannya diklik ya, to "Pengertian Modernisasi, dan Modernisasi Bukan Westernisasi Materi Sosiologi"

Post a Comment